Dalam hidupku aku merasakan ketika aku menangis atau sedih Dia menghiburku dan datang memberiku semangat untuk keluar dari kesedihan yang aku alami. Ketika aku jatuh atau putus asa, Dia mengulurkan tangannya untuk membantu bangkit berdiri, memulihkan kepercayaan diriku kembali. Aku pun teringat ketika aku berjalan jauh tiba-tiba ada seseorang yang menawariku segelah air minum, Dia memberikan aku tenaga untuk berjalan lagi. Disaat aku takut dan merasa seorang diri, aku rasakan Dia menemaniku dan mengatakan “jangan takut”! Bahkan disaat aku mengkhianitanya,k marah dan berpaling kepadanya berkali-kali Dia selalu membuka tanganNYa lebar-lebar dan siap memelukku kembali ketika aku menyadari aku membutuhkanNya dan mohon ampun padaNya padahal berulang kali aku lakukan kesalahan yang sama. Semua kebaikan yang aku terima itu membuat aku malu dengan diriku dan ingin melepas topeng yang aku kenakan. Aku sangat membutuhkanNya.

Akan tetapi ketika aku bertanya kepadanya mengapa Dia sangat baik padaku Ia malah menjawab Dialah sesungguhnya yang membutuhkanku. Dia membutuhkan aku( kita) untuk menjadi partnernya, temannya membagikan segala kebaikan , kindahan yang Ia miliki. Ia membutuhkan aku (kita) untuk membantu Dia menghibur mereka yang sedih, menyemangati yang putus asa, menemani yang mersasa tersisihkan, menaburkan benih kasih yang Ia miliki. Sanggupkah aku yang lemah dan takberdaya melakukanNya? Bagimanapun Ia membutuhkan aku (kita)!!!.

Satu komentar

  1. Mmm.. God, aku ingin dipeluk seperti anak itu.. Itu skrg yang aku perlukan..


Tulis sebuah Komentar

*
*